Nyaris Seluruh Gugatan Sederhana Telah Di Putus

Salah satu catatan pada laporan kinerja Pengadilan Negeri Batang Tahun 2020 adalah mengenai penyelesaian perkara gugatan sederhana. Nyaris seluruhnya telah diputus.

Hal tersebut terlihat pada laporan kinerja tertanggal 4 Januari 2021. Dari 177 perkara gugatan sederhana yang masuk, 176 perkara telah diputus dan diminutasi. Sekitar 99,43 % penyelesaian, atau hanya tersisa 1 perkara yang belum diputus.

Yang menarik, ternyata 100 % atau keseluruhannya didaftarakan secara elektronik melalui aplikasi e-court. Hal ini tentu mendukung program Mahkamah Agung dalam mengembangkan peradilan elektronik.

Dilihat dari Sistem Informasi Penelurusan Perkara (SIPP), dari 176 yang telah diputus, 103 diantaranya dikabulkan, baik keseluruhan atau sebagian. 17 berhasil damai dengan angka perdamaian dan 35 perkara dicabut karena telah berhasil damai di luar pengadilan. Sedangkan sebanyak 21 Perkara dinyatakan tidak dapat diterima. Menarik, ternyata meskipun gugatan sederhana ternyata ada beberapa yang diajukan tidak memenuhi syarat formal, seperti salah tujuan pengadilan, tidak merinci jumlah hutang, ada perbedaan nama dan nomor jaminan pada posita dan petitum. Selain itu juga tidak menjelaskan apakah perjanjian pokok atau addendum, sehingga dari beberapa hal di atas, gugatan menjadi kabur dan tidak jelas, sehingga dinyatakan tidak dapat diterima. (Humas/PN Btg).