SOSIALISASI APLIKASI E-COURT

Sebagai kawal depan (voorpost) Mahkamah Agung, Pengadilan Tinggi Jawa Tengah terus melakukan pembinaan pada jajaran Pengadilan Negeri di wilayah hukumnya. Aplikasi E-Court sebagai salah satu program unggulan menjadi salah satu hal yang harus terus disosialisasikan agar optimal mencapai tujuannya. Untuk itu, Pengadilan Tinggi Jawa Tengah dengan satuan kerja sebanyak 35 Pengadilan Negeri melakukan roadshow di setiap eks karisidenan.
Pengadilan Negeri Batang mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah untuk Pengadilan Negeri se eks-Karisidenan Pekalongan. Selama dua hari dari Senin, tanggal 20 Januari sampai dengan Selasa 21 Januari, Ketua, Hakim senior, Panitera, Panitera Pengganti, Jurusita dan operator IT dari enam Pengadilan Negeri mendapat pembinaan dan simulasi aplikasi e-Court.
Acara yang dibuka oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, yang dalam hal ini diwakili oleh Ibu Sri Wahyuni SH, MH, berlangsung dengan baik. Selain materi mengenai administrasi perkara elektronik, juga dilakukan simulasi langsung penerapan aplikasi e-Court, dari pendaftaran perkara sampai dengan yang terbaru adalah proses e-Litigasi dan pengenal mengenai tanda tangan elektronik.
Antusias peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan beberapa kendala yang terjadi dalam penerapannya. Puji Wiyono, sebagai salah satu pemateri yang merupakan tim pengembang aplikasi e-Court menyampaikan bahwa sebagai sebuah aplikasi, kendala yang terjadi dalam penerapan merupakan masukan berharga bagi penyempurnaan ke depannya.
Acara yang ditutup oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, yang juga diwakili oleh Ibu Sri Wahyuni, S.H., M.H, kepada peserta juga dibagikan sertifikat telah mengikuti kegiatan sosialisasi aplikasi e-Court dan tanda tangan elektroni. Diharapkan seluruh peserta dapat menularkan hasil pelatihan pada setiap satuan kerjanya. Foto bersama juga dilakukan setelah penutupan acara. (Humas PN Btg).